Cara ALLAH Tunjukan Sayang Kepada Hambanya

Permintaan orang-orang yang Arif Billah, orang yang sudah kenal Allah itu bukan dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan.
Mereka ketika berdoa bukan hanya mengucapkan "Allahumma Allahu" nya tetapi bekerjanya yang sungguh sungguh dan rajin.

Saya punya pandangan begini: yang lebih baik adalah kerjanya yang rajin dan berdoanya juga rajin, dan harus seimbang, siang bekerja dan malam berdoa.





Karena mereka sudah benar-benar Ma'rifat kepada Allah.

mereka bisa melihat, bisa menyaksikan, dan merasakan Anugrah dari Allah dalam setiap ujian yang diterimanya. merasakan karunia Allah dalam ujian Allah, artinya sekalipun mereka secara syariat kelihatannya sedang diuji, sedang menghadapi suatu musibah malapetaka tapi mereka merasakan di tengah-tengah malapetaka itu ada kenikmatan dari Allah yang luar biasa.

Jadi Artinya Bisakah Kita berterima kasih kepada Allah atas nikmatnya ketika kita sedang menghadapi ujian.

ini bukan hanya angan-angan tapi realitas yang dapat mereka rasakan bahwa Allah menguji mereka. dan di situ mereka merasakan suatu kenikmatan.
ketika dapat duit banyak alhamdulillah memang iya, dapet duit sedikit Alhamdulillah bisa terjadi, tapi tidak dapat duit tetep alhamdulillah agak sulit, duitnya hilang Alhamdulillah nggak masuk akal.
jadi mereka itu dapat duit banyak atau duitnya ilang tetep Alhamdulillah merasakan satu kenikmatan juga.

Ya sebenernya mah dalam perilaku kita sehari-hari kan banyak orang tertabrak mobil kakinya patah tapi masih bilang Alhamdulillah, untung bukan kepalanya yang pecah,

rumahnya kebakaran, tapi bilangnya alhamdulillah untung saya gak ada di dalamnya katanya, Nah ini kan dalam ungkapan sehari-hari.

Sebetulnya bahwa rasa syukur kita kepada allah itu nggak pernah selesai,

ditengah kita sedang di uji juga tetap alhamdulillah.
tetapi secara penafsiran orang jawa dikatakan BERUNTUNG itu jika musibahnya tidak lebih besar.
tetapi bagi orang yang sudah ma'rifat billah sih ujian besar juga adalah suatu nikmat.
jadi hal apakah yang menjadikan ujian itu dilihat sebagai kenikmatan?
Apakah hakekat ujian itu nikmat?
atau dibalik ujian itu ada kenikmatan?

Pengertiannya begini: kalau kita Yakin bahwa Allah itu sayang sama kita, kita Yakin bahwa Allah itu tidak mugkin kejem, atau galak sama kita, pasti apapun yang Allah berikan kepada kita baik ujian atau kenikmatan itu adalah bersumber dari kasih sayang Allah.


Seperti halnya seorang anak, karena dia yakin bawa ibunya itu sayang banget, bahwa dia adalah ibunya yang melahirkan dia, yang menyusui dia, yang menggendog dia, yang menyekolahkan dia, yang biayai dia, ketika dia dijewer Apakah anak itu dendam kepada ibunya, kalau anak itu sudah cerdas, ia sadar bahwa ketika dijewer itu berarti ibunya masih sayang sama dia, nah kalau sudah gak di jewer, gak di marahi, gak di tanya, gak di sapa, gak disuruh sekolah, dibiarin aja, itu artinya ibunya sudah gak sayang sama dia.


jadi saya kira orang yang sudah ma'rifat billah itu orang yang sudah dewasa, orang yang sudah cerdas.
Labels: Iqodzul Himam

Thanks for reading Cara ALLAH Tunjukan Sayang Kepada Hambanya. Please share...!

0 Comment for "Cara ALLAH Tunjukan Sayang Kepada Hambanya"

Back To Top