Doa Orang Sufi Adalah Dengan Perbuatan Bukan Dengan Ucapan. Kajian Tasaw...

7:24 PM
Permintaan orang-orang yang Arif Billah, Permintaan orang-orang yang sudah kenal Allah itu bukan dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan.
Mereka ketika berdoa dengan perbuatan bukan perkataan. Bukan "Allahumma Allahu" nya tapi kerjanya yang rajin.

Saya punya pandangan: yang lebih baik adalah kerjanya yang rajin berdoanya juga rajin, dan harus seimbang, siang bekerja dan malam berdoa.


karena mereka sudah bener-bener Ma'rifat kepada Allah.

mereka bisa melihat, bisa menyaksikan, merasakan Anugrah dari Allah dalam ujian ujiannya. merasakan karunia Allah dalam ujian Allah, artinya sekalipun mereka secara sariat kelihatannya sedang diuji, sedang menghadapi suatu musibah malapetaka tapi mereka merasakan di tengah-tengah malapetaka itu 1 kenikmatan dari Allah yang luar biasa.

jadi Artinya Bisakah Kita berterima kasih kepada Allah atas nikmatnya ketika kita sedang menghadapi ujian.

ini bukan hanya angan-angan tapi realitas yang dapat mereka rasakan bahwa Allah menguji mereka. dan di situ mereka merasakan suatu kenikmatan.
ketika dapat duit banyak alhamdulillah memang iya, dapet duit sedikit Alhamdulillah bisa terjadi, tapi tidak dapat duit tetep alhamdulillah agak sulit, duitnya hilang Alhamdulillah nggak masuk akal.

jadi mereka itu dapat duit banyak atau duitnya ilang tetep Alhamdulillah merasakan 1 kenikmatan juga.


Ya sebenernya mah dalam perilaku kita sehari-hari kan banyak orang ketabrak mobil kakinya patah tapi masih bilang Alhamdulillah, untung bukan kepalanya yang potong,
rumahnya kebakaran, untuk saya gak ada di dalamnya katanya, Nah ini kan dalam ungkapan sehari-hari.

sebetulnya bahwa rasa syukur kita kepada allah itu nggak pernah selesai,
ditengah kita sedang di uji juga tetap alhamdulillah. tetapi secara penafsiran untungnya orang jawa mah jika musibah itu lebih besar.
tetapi bagi orang yang sudah ma'rifat billah sih ujian juga adalah suatu nikmat. jadi apakah yang menjadikan ujian dilihat sebagai nikmat
Apakah hakekat ujian itu nikmat atau dibalik ujian itu ada kenikmatan

pengertiannya begini: 1. kalau kita Yakin Allah itu sayang sama kita, kita Yakin Allah itu tidak mugkin kejem, galak sama kita, pasti apapun yang Allah berikan kepada kita ujian atau kenikmatan itu adalah bersumber dari kasih sayang Allah.

seperti halnya seorang anak, karena dia yakin bawa ibunya itu sayang banget, bahwa dia adalah ibunya yang melahirkan dia, yang menyusui dia, yang mennggendog dia, yang menyekolahkan dia, yang biaya dia, ketika dia dijewer Apakah anak itu dendam kepada ibunya, kalau anak itu sudah cerdas, ia sadar bahwa ketika dijewer itu berarti ibunya masih sayang sama dia, nah kalau sudah gak di jewer, di marahi, di tanya, gak di sapa, gak disuruh sekolah, dibiarin aja, itu artinya ibunya sudah gak sayang sama dia.

jadi saya kira orang yang sudah ma'rifat billah itu orang yang sudah dewasa, orang yang sudah cerdas.
Previous
Next Post »
0 Komentar