Allah akan menghancurkan bangsa yang didalamnya banyak orang kaya berpoya-poya dan melakukan kejahatan

11:52 PM
Sempit dan lapangnya kehidupan dunia itu sangat relatif.

Ketika kita dalam keadaan susah mungkin itu lebih bermanfaat daripada ketika kita dalam keadaan makmur, dalam keadaan sakit kita bisa mengambil manfaat lebih besar daripada kita dalam keadaan sembuh, dalam keadaan kita miskin kita bisa mengambil pelajaran yang lebih penting daripada kita dalam keadaan kaya raya.


Kita tidak akan tau mana yang lebih bermanfaat untuk kita, tapi Allah tau, maka kita harus selalu berperasangka baik kepada Allah.

Orang miskin yang bersabar itu lebih banyak daripada orang kaya yang bersyukur.
artinya kita lebih berat diuji jadi orang kaya, daripada kita diuji jadi orang miskin, sebab diuji miskin kita hanya dituntut bersabar, dan bersabar lebih mudah daripada kita diuji jadi kaya yang dituntut bersyukur.

Orang kaya sangat potensial untuk berbuat jahat, dan Allah akan menghancurkan bangsa yang didalamnya banyak orang kaya berpoya-poya dan melakukan kejahatan.

Ketika kita diuji miskin maka kita harus bersabar dan tawakal, dan orang yang tawakal itu adalah orang yang tidak pernah berputus asa dalam menjalani kehidupan, bukan orang tawakal jika dia bermalas-malasan.

Kesempitan hidup seperti malam, dan malam adalah sunyi, tempat bermunajat dan berdoa kepada Allah, malam adalah tempat penjernihan jiwa kita, malam waktu untuk bertemu kekasih, dan waktu untuk menyingkap hijab, dan pada malam hari kita terkadang bisa menghilangkan keinginan nafsu dan rasa, dan bisa merasakan kemesraan. dan bisa berkumpul dengan orang-orang pilihan.

Dan intinya adalah didalam miskin ada manfaat, didalam kaya ada manfaat. 

Lihat cermah buya syakur selengkapnya dibawah ini:

Download Mp3 Ceramah Buya Syakur MA. DISINI!
Previous
Next Post »
0 Komentar