SURAT CINTA - BUYA SYAKUR KE 7 - Aku Cinta KepadaMu Karena Engkau Sangat...

9:01 AM
SURAT CINTA KE ( 7 )

Aku cinta kepadaMu.
Inilah keputusanku yang terakhir untuk aku sampaikan kepadaMu.
Setelah aku mengerti betapa baiknya Engkau terhadapku,
padahal betapa buruk perangaiku
dan betapa banyak kejahatan yang kulakukan di hadapanMu.
Tetapi sekalipun demikian Engkau selalu memaafkan.
Betapa banyak laranganMu yang kuterjang
dan betapa banyak perintahMu yang kuabaikan.
Semula kuduga dapat kusembunyikan,
kuduga aku dapat terhindar dari pandanganMu.
Ternyata tak ada suatu rahasiapun yang dapat kusembunmyikan,
bahkan seluruh tubuhku siap menjadi saksi apa yang kulakukan.
Mata, kaki, telinga dan tangan bahkan kulitku nanti akan menjadi saksi,
dengan siapa aku telah bersentuh,
kepada siapa kuberikan kecupan sehangat itu.
Ingin rasanya mulutku ini kurobek-robek,
ingin rasanya tanganku yang telah membelai-belai ini kupotong-potong
sebagai tanda penyesalanku,
tetapi Engkau melarang.
Engkau berjanji akan memberikan ampunan kepadaku
selagi mentari itu masih tenggelam di ufuk barat.
Ampunilah aku,
kepada siapa lagi aku memohon ampun kalau bukan kepadaMu.
Betapa celaka bila tidak mendapatkan ampunan dariMu.
Aku cinta kepadaMu karena Engkau sangat baik kepadaku.
Aku cinta kepadaMu karena betapa besarnya ampunanMu terhadap diriku.
Aku cinta kepadaMu karena betapa dahsyat kecantikanMu.
Aku cinta kepadaMu karena betapa hebat kelembutanMu.
Aku cinta kepadaMu karena betapa besar cintaMu kepada diriku.
Aku cinta kepadaMu karena betapa besar pengertianMu
terhadap segala masalah dan kesulitanku,
sehingga Engkau berikan kepadaku segala keperluan dankebutuhan hidupku.
Entah bagaimana caranya aku dapat membalas segala kebaikanMu.
Aku tidak mampu berbuat apapun.
Aku tidak dapat berucap apapun sekedar untuk menyatakan terimakasih.
Sekalipun tubuhku kuhancurlumatkan,
tentu belum dapat menjadi bukti.
Yang dapat kulakukan paling-paling hanyalah
menyanyikan lagu-lagu kesenanganMu di tengah malam yang sepi,
Tidak ada orang lain kecuali diriku bersamaMu.


Previous
Next Post »
0 Komentar