HIDUPLAH DALAM CAHAYA MATAHARI KETAUHIDAN -FATHUL RABBANI KE 3

9:56 PM
HIDUPLAH DALAM CAHAYA MATAHARI KETAUHIDAN.
قال الشيخ عبد القادر الجيلاني.
(يا غلام) لا تكن في اخذك للد نيا كخاطب الليل ما يدري ما يقع بيده...الخ .
Wahai para sahabatku....!!
Dalam hal mencari bagian duniamu (rizqimu) ,janganlah kamu seperti orang yang mencari kayu bakar di tengah malam , yang tidak tahu pasti apa yang telah di pegang oleh gapaian tangannya.
Sungguh aku menyakini ...!! Bahwa dalam usahamu mencari rizqi , kamu bagaikan pencari kayu di tengah malam gelap gulita tanpa ada sinar rembulan dan cahaya sedikitpun , yang berjalan di jalan setapak yang sunyi dengan jurang jurang yang curam serta hewan melata buas yang siap menyengat dan membunuhmu kapan pun juga.


Carilah kayu bakar (rizqi) di waktu siang hari karena cahaya sinar mentari dapat mencegahmu dari memegang sesuatu yang dapat membahayakan.
Jadilah kamu manusia yang berusaha mengambil bagian duniamu (rizqimu) selalu dalam sorotan matahari ketauhidan , syariat dan ketaqwaan , karena matahari matahari inilah yang akan menjagamu agar jangan terjerat oleh jaring hawa nafsu ,syetan dan kemusyrikan juga yang akan mampu menahanmu agar jangan tergesa gesa dalam menjalani kehidupan.
Celakah kita...!! Jangan tergesa gesa , karena orang yang tergesa gesa akan selalu salah atau akan selalu dekat dengan kesalahan , kalem dan berhati hatilah , karena orang kalem akan selalu selamat dan jarang melakukan kesalahan .
Sifat tergesa gesa datang dari syetan sedangkan kalem dan berhati hati datang dari Tuhan yang maha penyayang.
Ketahuilah.....!!
Hal terbesar yang mendorongmu menjadi orang yang tergesa gesa adalah ketamakanmu dalam mengumpulkan harta benda..!!
Maka qona'ah-lah (merasa cukup dengan apa yang kamu miliki) karena dia adalah gudang simpanan kehidupan yang tidak akan habis.
Bagaimana kamu bisa mendapatkan sesuatu yang bukan bagianmu dan yang tidak akan menjadi bagianmu..??? Tahanlah nafsumu , berusahalah menyukai bagianmu serta zuhudlah (menahan diri ) menginginkan seperti orang lain.


Previous
Next Post »
0 Komentar